Jadi gini ceritanya,
di kampus gue S*ana*ta D*har*m*a
ada kuliah yang namanya ICT (bodo amat kepanjangannya apa). Nah di kuliah ini kita (mahasiswa) disuruh untuk membuat blog. Tau kan? itu lo yang kayak buku diare tapi di Internet.
Nah terus apa yg salah?
Yang salah dan menurut gue aneh itu adalah kita harus memiliki banyak follower di blog kita supaya dapet nilai (plus).
that was bullshit!
kalian tau kan kalau follower itu berasal dari tulisan - tulisan kita yang bermutu (blog), berasal dari ocehan ocehan atau tuit tuit kita yang berguna (twitter). Mereka suka, mereka dapet informasi lalu mereka follow itu intinya.
La kalo ini?
Susah men untuk dapet follower banyak dalam sekejap, kecuali kalian beli dan mengemis (plis men harga diri lo dimana?) kepada siapa pun yg punya blog untuk memfollow kita. Dosen sih bisa beralasan "kalian kan bisa meminta follow teman kalian dari kelas lain" #soug
Iya klo mereka anak eksis, bisa maen komputer, lancar maen internet, fasilitas tersedia. La klo enggak?
Follow, memfollow, difollow, kayak gak ada kerjaan lain aja.
Men plis tugas kuliah itu masih banyak dari pada sekedar follow followan blog aja !!!
jadi inti dari tulisan ini adalah,
gak usah peduliin kalo followers kalian sedikit karena nilai yang sebenarnya itu berasal dari dalam diri , bukan berdasarkan pada jumlah followers kalian
dan buat bu dosen,
thanks for u'r task mom
di kampus gue S*ana*ta D*har*m*a
ada kuliah yang namanya ICT (bodo amat kepanjangannya apa). Nah di kuliah ini kita (mahasiswa) disuruh untuk membuat blog. Tau kan? itu lo yang kayak buku diare tapi di Internet.
Nah terus apa yg salah?
Yang salah dan menurut gue aneh itu adalah kita harus memiliki banyak follower di blog kita supaya dapet nilai (plus).
that was bullshit!
kalian tau kan kalau follower itu berasal dari tulisan - tulisan kita yang bermutu (blog), berasal dari ocehan ocehan atau tuit tuit kita yang berguna (twitter). Mereka suka, mereka dapet informasi lalu mereka follow itu intinya.
La kalo ini?
Susah men untuk dapet follower banyak dalam sekejap, kecuali kalian beli dan mengemis (plis men harga diri lo dimana?) kepada siapa pun yg punya blog untuk memfollow kita. Dosen sih bisa beralasan "kalian kan bisa meminta follow teman kalian dari kelas lain" #soug
Iya klo mereka anak eksis, bisa maen komputer, lancar maen internet, fasilitas tersedia. La klo enggak?
Follow, memfollow, difollow, kayak gak ada kerjaan lain aja.
Men plis tugas kuliah itu masih banyak dari pada sekedar follow followan blog aja !!!
jadi inti dari tulisan ini adalah,
gak usah peduliin kalo followers kalian sedikit karena nilai yang sebenarnya itu berasal dari dalam diri , bukan berdasarkan pada jumlah followers kalian
dan buat bu dosen,
thanks for u'r task mom
duuh masnya..#waw
BalasHapusnah :D
Hapus